Halmahera Selatan— Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) memberikan perhatian terhadap kondisi Pondok Bersalin Desa (Polindes) di Desa Wailoa, Kecamatan Pulau Makian, yang membutuhkan perbaikan fasilitas untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat.

Kepala DPMD Halmahera Selatan, M. Zaki Abd. Wahab, (ZK) mengatakan hal itu setelah meninjau langsung kondisi Polindes Wailoa di sela agenda kunjungan kerja Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan bersama Sultan Bacan di Desa Dauri dan Desa Wailoa. (20/8/2026)

Dalam peninjauan tersebut, ZK turut didampingi Kepala Dinas Kesehatan menemukan sejumlah bagian bangunan Polindes mengalami kerusakan. Beberapa peralatan kesehatan juga dilaporkan sudah tidak dalam kondisi optimal.

Selain persoalan fasilitas, Polindes Wailoa juga belum memiliki tenaga kesehatan yang menetap dan bertugas secara rutin.

Menurut ZK , kondisi tersebut perlu mendapat perhatian bersama, baik dari pemerintah daerah maupun Pemerintah Desa Wailoa.

“Dari sisi DPMD, kami akan mengawal agar perbaikan fasilitas ini dapat dianggarkan melalui APBDes tahun 2027. Harapannya, Polindes dapat diperbaiki sehingga tenaga kesehatan yang nantinya ditempatkan bisa tinggal dan menjalankan tugas dengan baik,” ujar ZK.

Sementara untuk kebutuhan tenaga kesehatan, kata dia, akan ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan.

ZK juga meminta Pemerintah Desa Wailoa memberikan perhatian terhadap keberadaan Polindes sebagai salah satu fasilitas penting dalam mendukung pelayanan kesehatan di tingkat desa.

Menurutnya, kondisi bangunan, ketersediaan fasilitas, serta tenaga kesehatan harus menjadi bagian dari perhatian bersama agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik.

“Polindes memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di desa. Karena itu, fasilitas dan kondisinya perlu diperhatikan secara bersama-sama,” katanya.

Ia menambahkan, penanganan kebutuhan fasilitas kesehatan di tingkat desa membutuhkan koordinasi antara DPMD, Dinas Kesehatan, puskesmas, pemerintah desa, serta pihak terkait lainnya.

ZK berharap sinergi antarinstansi dapat terus diperkuat, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar pelayanan kesehatan masyarakat di Desa Wailoa.

“Yang terpenting adalah koordinasi dan sinergi antara Dinas Kesehatan, DPMD, puskesmas, serta pemerintah desa agar kebutuhan fasilitas dan pelayanan kesehatan masyarakat dapat ditangani secara bertahap,” pungkasnya. (Red)