HALMAHERA SELATAN – Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan terus melakukan transformasi pelayanan publik melalui digitalisasi. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menghadirkan Sistem Informasi Pelayanan Terpadu (SIPANDU), sebuah inovasi yang digagas Sekretaris Dinas Pendidikan Halmahera Selatan, Dr. Muhammad Agus Umar, M.Sc., guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
SIPANDU merupakan bagian dari proyek aksi perubahan yang dikembangkan dalam Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia. Inovasi ini dirancang untuk mempercepat, mempermudah, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan di lingkungan Dinas Pendidikan.
Sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) yang membina lebih dari 500 satuan pendidikan formal dan non formal serta sekitar 3.000 tenaga pendidik dan kependidikan yang tersebar di Kabupaten Halmahera Selatan, Dinas Pendidikan dinilai membutuhkan sistem pelayanan yang lebih efektif dan terintegrasi.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Dr. Muhammad Agus Umar, mengatakan bahwa melalui SIPANDU, berbagai layanan yang sebelumnya masih dilakukan secara manual akan bertransformasi menjadi layanan berbasis digital sehingga lebih mudah diakses oleh masyarakat.
“Melalui SIPANDU, kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, efisien, transparan, dan mudah diakses. Sistem ini diperuntukkan bagi guru, tenaga kependidikan, maupun masyarakat yang membutuhkan layanan administrasi di Dinas Pendidikan,” ujarnya. (24/7/2026)
Selain meluncurkan SIPANDU, Dinas Pendidikan juga memperkenalkan website resmi sebagai pusat informasi dan pelayanan publik yang dapat diakses melalui: https://disdik.halmaheraselatankab.go.id.
Menurut Agus, aplikasi SIPANDU terintegrasi di dalam website resmi tersebut. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya dapat mengakses berbagai layanan administrasi secara daring, tetapi juga memperoleh informasi seputar dunia pendidikan di Kabupaten Halmahera Selatan dalam satu platform.
“Website ini menjadi pintu utama pelayanan sekaligus media informasi pendidikan. Ke depan, platform ini diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan program Satu Data Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan,” jelasnya.
Ia menambahkan, digitalisasi pelayanan bukan semata-mata menghadirkan teknologi, tetapi juga menjadi upaya pemerintah untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan publik yang cepat, mudah, dan transparan. (Sain)

Tinggalkan Balasan