Halmahera Selatan – Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) resmi menjalin kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Halmahera Selatan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk meluncurkan program Infak Subuh Pelajar, Sabtu (18/7/2026).

Program tersebut diluncurkan sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter, menanamkan nilai-nilai keagamaan, serta membangun kepedulian sosial di kalangan peserta didik pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Halmahera Selatan.

Penandatanganan MoU berlangsung di Musala SDIT Insan Kamil dan dirangkaikan dengan kegiatan Pembinaan Aparatur Berbasis Nilai (PABN) yang menjadi agenda rutin Dinas Pendidikan Halmahera Selatan.

Kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Halmahera Selatan Siti Khodijah M.Ag, Ketua BAZNAS Halmahera Selatan  Muhammad Ratuela S.AP, beserta jajaran, kepala sekolah, dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI).

Kepala Dinas Pendidikan Halmahera Selatan Siti Khodijah mengatakan, pendidikan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak peserta didik.

“Melalui Program Infak Subuh Pelajar ini, kami ingin membiasakan siswa untuk disiplin bangun subuh, gemar berbagi, serta memiliki kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut merupakan bagian penting dalam membentuk generasi yang berprestasi dan berkarakter,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Halmahera Selatan Muhammad Ratuela menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kemitraan tersebut. Menurutnya, seluruh dana infak yang dihimpun akan dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku.

Dana yang terkumpul nantinya akan diprioritaskan untuk mendukung sejumlah program, di antaranya pemberian beasiswa bagi siswa kurang mampu, bantuan pengembangan sarana ibadah di sekolah, serta bantuan sosial bagi guru dan siswa yang terdampak musibah.

“Setiap dana infak yang dihimpun akan dicatat dan dipertanggungjawabkan secara terbuka. Kami berharap program ini menjadi ikhtiar bersama dalam menghadirkan keberkahan bagi dunia pendidikan di Halmahera Selatan,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, mekanisme pengumpulan infak akan disesuaikan dengan kebijakan masing-masing sekolah. Dana yang terkumpul selanjutnya dikelola bendahara sekolah dan disetorkan kepada BAZNAS Halsel setiap bulan, baik melalui transfer maupun secara tunai.

Sesuai kesepakatan, sekitar 70 persen dana yang dihimpun akan dikembalikan kepada sekolah dalam bentuk bantuan atau program yang diajukan masing-masing satuan pendidikan, sedangkan sisanya dikelola BAZNAS untuk mendukung program sosial dan pendidikan lainnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi sekolah, Dinas Pendidikan Halsel juga berencana memberikan penghargaan “Sekolah Peduli” kepada sekolah yang dinilai aktif dalam pelaksanaan program serta tertib dalam administrasi pengelolaan infak.

Melalui slogan “Jalin Kemitraan, Jemput Kesuksesan untuk Keberkahan Pendidikan”, Dinas Pendidikan dan BAZNAS Halmahera Selatan berharap Program Infak Subuh Pelajar dapat menjadi gerakan bersama dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Program ini ditargetkan mulai diterapkan di seluruh sekolah jenjang SD dan SMP di Kabupaten Halmahera Selatan pada tahun ajaran 2026/2027, yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara kedua lembaga sebagai bentuk komitmen bersama. (Sain)